CCNA di UNPAM: Program, Keuntungan, dan Cara Daftar
UNPAM punya program CCNA resmi (ITN, SRWE, ENSA). Ini yang dipelajari, seberapa jauh sertifikatmu berbobot, dan cara daftarnya lewat platform Kredensia.
Jujur Dulu Soal Sertifikat Ini
Aku baru saja menyelesaikan kursus kedua dari program CCNA di UNPAM, yaitu Switching, Routing, and Wireless Essentials (SRWE), dan artikel ini aku tulis dari pengalaman itu. Sebelum lanjut, penting kita luruskan dulu satu hal supaya kamu tidak salah harapan:
Lulus kursus CCNA di kampus bukan berarti kamu otomatis bersertifikasi CCNA. Kursus memberi kamu Certificate of Completion dari Cisco Networking Academy plus badge yang bisa tampil di akun Credly. Sertifikasi CCNA resmi hanya didapat lewat ujian Pearson VUE dengan kode 200-301, dan isi ujian itu merangkum tiga seri kursus sekaligus.
Aku tulis ini dengan level yang jujur, karena postingan gengsi yang melebih-lebihkan justru membuat kamu salah mengukur posisimu. Sekarang mari kita bahas programnya dengan benar.
UNPAM Membuka Program CCNA
UNPAM punya Cisco Networking Academy yang resmi. Program CCNA di sana tidak diajarkan dalam satu mata kuliah kilat, melainkan lewat tiga seri kursus berurutan:
- ITN (Introduction to Networks), pondasi: cara jaringan bekerja, IP addressing, dasar perangkat.
- SRWE (Switching, Routing, and Wireless Essentials), yang barusaja kuambil.
- ENSA (Enterprise Networking, Security, and Automation), jenjang terakhir yang menyiapkanmu ke ujian sertifikasi.
Ketiganya adalah satu kurikulum utuh, jadi kamu tidak bisa melompat ke seri yang lebih tinggi tanpa seri sebelumnya. Kamu juga harus menyelesaikannya berturut-turut, karena setiap seri membangun di atas seri sebelumnya.
Untuk batch yang barusaja kuselesaikan, kelasnya berjalan daring dengan pengajar yang juga instruktur aktif dari kampus: Gusma Yeni. Bahasa pengantarnya Inggris, dan kelasnya dipandu langsung instruktur. Jadwalnya Agustus sampai September, artinya kelas dijalankan rutin, bukan sekali setahun kalau momenmu kebetulan cocok.
Dua Hal yang Kurasa Paling Berguna dari SRWE
Materinya Menyentuh Pekerjaan Sehari-hari Seorang Network Engineer
SRWE tidak berhenti di teori. Selama kursus ini kamu benar-benar menghadapi modul yang menyentuh kerja lapangan jaringan: konfigurasi dasar perangkat, konsep switching, VLAN, routing, WLAN, dan konsep keamanan. Ini bukan daftar istilah yang kuhafal untuk ujian lalu kubuang; ini alat yang kupakai saat mencoba memahami jaringan sungguhan.
Level pekerjaan yang dipersiapkan juga jelas diarahkan ke jenjang entry sampai associate: Network Administrator, System Administrator, dan Network Engineer. Kalau kamu baru di dunia jaringan, arah ini pas dengan posisi yang memang sering dibuka sebagai gerbang pertama masuk ke bidang infrastruktur.
Struktur Belajarnya Melawan Kebiasaan “Belajar Secara Acak”
Salah satu musuh terbesar belajar jaringan sendiri adalah kebingungan mulai dari mana. Kurikulum CCNA menyelesaikan masalah itu: urut, bertahap, dan setiap konsep dipakai di modul berikutnya. Kamu tidak tersesat, dan itu setengah dari pertempuran.
Bonusnya, Certificate of Completion dan badge di Credly adalah bukti yang bisa kamu pajang di portofolio. Bukan pengganti sertifikasi, tapi bukti konsistensi yang diakui akun LinkedIn dan direkrut.
Cara Daftar
Daftar dan pembayaran program pelatihan ini lewat Kredensia, platform digital resmi yang dikelola kampus (Sasmita Jaya) untuk pendaftaran sampai penerbitan sertifikat, dan sudah terhubung dengan LSP.
Alurnya singkat:
- Buka kredensia.id.
- Masuk pakai email my.unpam.ac.id (email kampus mahasiswa dan dosen UNPAM).
- Pilih program pelatihan CCNA yang sedang dibuka.
- Selesaikan pembayaran di platform yang sama.
Soal biaya, di tahap pendaftaran yang baru kuambil aku membayar Rp 350.000. Infonya, untuk gelombang pendaftaran berikutnya biaya tersebut akan naik menjadi Rp 500.000. Artinya semakin cepat kamu daftar, semakin kecil biaya masuknya. Untuk jadwal gelombang berikutnya, pantau langsung di kredensia.id karena ku informasikan hanya yang sudah berjalan.
Kapan Program Ini Layak Kamu Ambil
Ambil program ini kalau kamu sudah menentukan arah ke jaringan. Mengerjakan tiga seri CCNA butuh komitmen beberapa bulan dan uang pendaftaran, jadi jangan ikut cuma karena ramai. Tapi kalau kamu memang serius mau masuk administrasi jaringan, ini salah satu onboarding paling terstruktur yang bisa kamu dapatkan sambil masih mahasiswa.
Terakhir, ingat targetnya: kursus ini membekali dan membuktikan belajar, sedangkan sertifikasi 200-301 yang membuktikan kompetensi. Kerjakan seri sampai selesai, lalu lanjut tantang ujian sertifikasinya. Jalan menuju CCNA itu memang panjang, tapi setiap seri yang kamu tuntaskan adalah kemajuan yang bisa kamu buktikan.
Kalau informasi dari artikel ini sudah sesuai, cek langsung kredensia.id untuk program gelombang berikutnya.
Artikel Terkait
Subnetting Manual Tanpa Kalkulator: Cara Hitung Cepat ala Teknisi Jaringan
Bosan buka kalkulator subnet tiap kali lihat CIDR? Ini cara hitung subnet di kepala: block size, network, broadcast, dan jumlah host, lengkap dengan contoh yang bisa kamu ikuti.
NetworkingKenapa Frekuensi 700 MHz Bisa 'Menembus' Gunung? Fisika di Balik Sinyal XL Ultra 5G+
XL (XLSMART) baru menang lelang frekuensi 700 MHz dan mengklaim sinyalnya mampu menembus gunung. Ini penjelasan jujur soal fisika di balik klaim itu, kenapa frekuensi rendah berjangkauan jauh, dan apa saja batasannya.
NetworkingTopologi Jaringan Homelab: Dari Zero ke Advanced Network
Panduan lengkap membangun topologi jaringan homelab dari nol. Mulai dari basic setup hingga VLAN, MikroTik, dan RT/RW Net.
Ide kamu layak dibaca ribuan orang.
ByteNesia dibangun untuk semua orang. Kalau kamu punya pengalaman, tutorial, atau opini tentang teknologi, tulis dan bagikan lewat sini. Nama kamu akan tercantum sebagai kontributor.
Tulis apa saja: review tools, tutorial homelab, tips security, atau cerita pengalaman tech kamu.